Wagub Aceh: Ulama Kunci Jaga Syariat dan Keutuhan Masyarakat Imigrasi Kerinci Tingkatkan Pemahaman Publik, Pastikan Layanan Paspor Cepat dan Transparan Kapolres Tanjab Barat Perkuat Sinergi Bersama Serikat Pekerja di Tebing Tinggi DPC PDI Perjuangan Kota Sungai Penuh Gelar Fit and Proper Test Calon Ketua PAC  Kapolres Tanjab Barat Beri Penghargaan Kepada Dua Personel Atas Dedikasi Tinggi Dalam Tugas Kepolisian

Home / Berita

Senin, 30 Juni 2025 - 10:31 WIB

PETI Merajalela, Petani Mitra PT Makin Sungai Bengkal Barat Tebo Resah

Bidik Indonesia news-TEBO, Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di area Hak Guna Usaha (HGU) Koperasi Tanjung Bungo Mitra perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Persada Harapan Kahuripan (PHK) yang lebih dikenal dengan PT Makin kian marajalela.

 

Aktivitas PETI yang sudah terjadi sejak tahun 2023 ini membuat petani pemilik lahan yang bermitra dengan PT PHK Desa Sungai Bengkal Barat, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi merasa resah.

 

Yamin, Pengurus Koperasi Tanjung Bungo kepada wartawan mengatakan, selain merusak kebun masyarakat, aktivitas PETI juga jelas mengurangi penghasilan petani mitra PT Makin yang tergabung di Koperasi Tanjung Bungo.

BACA LAINNYA  Menanti Pengoperasian Resmi, Tol Baleno Siap Uji Laik Fungsi

 

” Selain merusak kebun, aksi PETI ini juga tentunya mengurangi penghasilan petani. Sehingga membuat petani merasa resah,” katanya, Minggu 29 Juni 2025.

 

Yamin menyebutkan, aktivitas PETI tersebut terus berlangsung sejak tahun 2023 hingga sekarang. Meskipun sebelumnya sudah pernah dilakukan mediasi yang difasilitasi unsur Forkopimcam Tebo Ilir dan Pemerintah Desa Sungai Bengkal Barat.

 

“Mesin- mesin dompeng milik pelaku PETI juga pernah diamankan pihak kepolisian, tapi sepertinya tidak membuat mereka jera, terbukti saat ini aktivitas PETI itu hingga kini masih berlangsung,” sebutnya.

BACA LAINNYA  Dandim 0416/Bute Jadi Pembina Upacara Dalam Rangka Dukung Program SRIGERNAS

 

Yamin mengungkapkan, akibat kegiatan PETI itu pihak koperasi tanjung Bungo dirugikan hingga ratusan juta.

 

” Kita dirugikan hingga ratusan juta, dan area PETI itu pun semakin hari semakin luas, jika tidak segera ditindak, hampir dipastikan akan merambah ke kebun yang lain,” ungkapnya.

 

Kata Yamin lagi, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tebo pada pertengahan bulan lalu Mei lalu.

 

” Sudah kita laporkan ke Polres Tebo pada pertengahan bulan kemaren, mudah- mudahan segera ditindaklanjuti,” harapnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Tega Setubuhi Anak Dibawah Umur, Seorang Nelayan Ditangkap Polres Tanjab Barat

Berita

Selesaikan Study Ekonomi Pembangunan, Ini Sosok Bripka Rahmada Akbari Anggota Satbrimob Polda Jambi 

Berita

Program Unggulan Pangdam II Sriwijaya Turut Diikuti Danrem 042 Gapu

Berita

Satgas TMMD ke-121 Kodim 0415/Jambi Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan kepada Mahasiswa UNJA

Berita

Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jambi Bersama Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Desa Simpang Limbur

Berita

Program 50 juta Perdusun, Program Inovatif Demi Kesejahteraan Masyarakat 

Berita

PJ Bupati Drs Rd Najmi Bersama Ketua TP PPPK Nonton Pertandingan Sepak Bola Tim Muaro Jambi Piala Cup Gubernur Jambi.

Berita

Anjungan Aceh Timur Siap Pamer Ragam Cagar Budaya Di PKA Ke – 8