Pasar Malam di Pusat Pemerintahan Aceh Timur Sukses Dongkrak UMKM, Penerapan  Syariat Islam Jadi Sorotan  Curah Hujan Tinggi, Pj Keuchik Gampong Paya Dua Keluarkan Himbauan Siaga Banjir DBD Mengintai di tengah Cuaca Tak Menentu, Sungai Penuh Catat 231 Kasus Kabar Gembira!! Jalur Pendakian Gunung Kerinci Kembali Dibuka Dampak Kabut Asap Kualitas Udara Sungai Penuh Menurun

Home / Berita / Ragam

Rabu, 8 April 2026 - 07:56 WIB

Piring Lidi Sawit Antipecah Jadi Peluang Usaha

MERANGIN – Kreativitas warga Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, patut diapresiasi. Melimpahnya pohon kelapa sawit dimanfaatkan menjadi peluang usaha menjanjikan dengan mengolah lidi daun sawit menjadi kerajinan piring antipecah yang ramah lingkungan.

Salah satu perajin, Sulastri, warga Desa Meranti B3, Kecamatan Renah Pamenang, berhasil menyulap limbah lidi daun kelapa sawit menjadi piring yang bernilai ekonomi.

Di tangannya, bahan yang sebelumnya dianggap tak berguna kini menjadi produk kerajinan yang diminati masyarakat.
Proses pembuatannya dimulai dari pengambilan daun kelapa sawit sisa panen di kebun warga. Daun tersebut kemudian dibersihkan hingga menjadi lidi yang siap diolah.

Selanjutnya, lidi dianyam secara manual hingga membentuk piring, lalu difinishing agar tampak lebih rapi, kuat, dan tahan lama.

BACA LAINNYA  Aidi Hatta Apresiasi Program Inovasi Iskrim Oleh Pemkab Muaro Jambi

Kerajinan piring lidi ini tidak hanya menarik secara tampilan, tetapi juga memiliki keunggulan karena ringan, ramah lingkungan, dan tidak mudah pecah. Hal ini membuatnya banyak diminati sebagai perlengkapan dalam berbagai acara, seperti hajatan dan kegiatan desa.

Sulastri mengungkapkan, permintaan sewa piring lidi cukup tinggi. Dalam satu kali penyewaan, ia mematok harga sekitar Rp300 ribu untuk 300 buah piring. Bahkan, pemesanan tidak hanya datang dari desa setempat, tetapi juga dari desa-desa sekitar.
“Bulan ini saja sudah beberapa kali disewa, bukan hanya dari desa sini, tapi juga desa tetangga,” ujarnya.

BACA LAINNYA  Kapolresta Jambi Lepas Keberangkatan Rombongan PWI Kota Jambi Rakerda di Bandung

Selain disewakan, piring lidi ini juga memiliki potensi untuk dipasarkan lebih luas. Saat ini, harga jualnya berkisar Rp50 ribu per lusin untuk ukuran kecil, dan Rp80 ribu per lusin untuk ukuran besar.
Sulastri berharap ke depan kerajinan piring lidi dari daun kelapa sawit tidak hanya sebatas disewakan, tetapi juga bisa diproduksi massal dan dipasarkan hingga ke luar daerah.

Dengan memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai, usaha ini tidak hanya meningkatkan perekonomian warga, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui pengurangan sampah organik.

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua APDESI Aceh Timur Hadiri Undangan Pembukaan TOT Kader Dakwah HUDA Aceh Timur

Berita

Dirlantas Polda Jambi Dorong Inovasi Pelayanan SIM, Ajak Seluruh Kabupaten Tertib Administrasi Berkendara

Berita

Berlanjut, Ditreskrimsus Polda Jambi Sampaikan Kasus Dugaan Korupsi SPJ Perjalanan Dinas Mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Naik ke Penyidikan

Berita

Yamaha Jambi Gelar Buka Puasa Bersama Jurnalis, Pererat Silaturahmi dan Sinergi Pemberitaan

Berita

Wujud Kepedulian, Lapas Kelas IIA Banda Aceh Serahkan Bantuan Pakaian.

Berita

Polres Tebo Perkuat Sinergi dengan PPNS Melalui Rakor Peningkatan Koordinasi Penegakan Hukum

Berita

Polsek Simpang Ulim Bagi Gratis 200 Bendera Merah Putih

Berita

Ojk Luncurkan Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023-2027