Hari Donor Darah Sedunia, Kodim 0419/Tanjab Sumbangkan 55 Kantong Darah 4 PJU Polda Jambi Dimutasi, Kombes Pol Kaswandi Irwan Jabat Dirreskrimsus Polda Kalteng Ribuan Truk Batubara Ditilang dan Ratusan Pelanggaran Ditindak Ditlantas Polda Jambi  Kapolda Jambi Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Siginjai Sakti Wira Bhakti Diduga Hendak Melakukan Aksi Tawuran, Tim Resmob Polda Jambi Amankan 3 Remaja Bawa Samurai

Home / Batanghari / Berita

Senin, 6 Juni 2022 - 21:07 WIB

Polda Jambi Tindak Lanjuti Aksi Warga Hadang Truk di Batanghari

Bidik Indonesia News, BATANGHARI – Ratusan warga Sridadi, Kabupaten Batanghari menghadang para sopir truk angkutan batubara, yang melintasi kawasan tersebut tidak sesuai jam operasional yang telah ditentukan.

Menyikapi kejadian yang sempat viral di medsos tersebut, maka Polda Jambi mengambil langkah dengan menggelar rapat koordinasi dengan menyimpulkan hasil zoom meeting kita tadi, beberapa hal yang akan dilakukan dan memerlukan dukungan dari Pemerintah Pusat (Kementerian ESDM).

Dipimpin Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo bersama Ketua DPRD Provinsi Jambi, serta Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan saat ini pemerintah Provinsi Jambi akan menjelaskan kembali kepada para pengusaha Batubara untuk patuh pada SE Dirjen ESDM No 4 dan No 6 tahun 2002, dan SE Gubernur Jambi.

BACA LAINNYA  Pasca Tahanan Kabur, Kapolda Jambi Tinjau Langsung Lapas LPKA 2 B

” Kejadian seperti ini terjadi karena tidak mematuhi peraturan yang dibuat, sehingga Truk Batubara beroperasi di luar jam operasional, ” ujar Kapolda, Senin (06/6/22).

Selain itu, Kapolda juga telah menyampaikan kewajiban kepada pemegang IUP untuk memiliki Armada sendiri, atau bermitra dengan perusahaan yang memilik Izin Pengangkutan dan Penjualan (IPP) atau Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP)yang memiliki armada sesuai ketentuan dalam UULLAJ.

” Seluruh kendaraan harus terdaftar sebagai bagian / terafiliasi dengan perusahaan pemegang IUP, ” tegasnya.

Sementara itu, Dir Lantas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi menyebutkan, bagi kendaraan yang ter-registrasi TNKB-nya di luar Provinsi Jambi (non-BH), diberi waktu paling lambat 3 (tiga bulan) untuk memutasikan kendaraannya ke Provinsi Jambi (plat nomor BH), sesuai ketentuan dalam UULAJ.

BACA LAINNYA  Dirlantas Polda Jambi Sebut " Pemasangan Nomor Lambung Untuk Tertibkan Angkutan Mobil Batubara "

” Pemegang IUP wajib menyediakan BBM non-subsidi yang akan dikonsumsi oleh armadanya,” ujarnya.

Pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi angkutan batubara seperti mengemudikan kendaraan diatas batas maksimal kecepatan, mengangkut beban melebihi ketentuan, mengemudikan kendaraan yang membahayakan pengguna jalan lain, keluar dari mulut tambang sebelum pukul 18.00, melanggar route jalur batubara yang telah ditetapkan melalui SE Gubernur Jambi.

Berdasarkan SE Gubernur tersebut, maka akan dilakukan penindakan, dan terhadap perusahaan yang bersangkutan akan mendapat sanksi dari Kementerian ESDM berupa penghentian operasional sementara waktu, sampai dengan pencabutan izin operasi pertambangan.(Dhea) 

Share :

Baca Juga

Berita

Genjot vaksinasi covid-19, Koramil 415-09/Telanaipura berlakukan sistem jemput bola

Berita

Pengiriman 8 Kg Sisik Trenggiling Berhasil Digagalkan

Berita

14 Orang Pelaku Geng Motor Berhasil Diamankan Pihak Kepolisian

Berita

Kapolda Jambi Cek Kesiapan Dan Kelayakan Jalur II Truk Batubara dan CPO Di Tempino

Berita

Operasi Zebra Siginjai 2021, Ditlantas Polda Jambi Dapati 9 Pelanggaran Dan Langsung Ditindak

Berita

Begal Tukang Ojek Dan Lakukan Perlawanan Saat Ditangkap, Pria Asal Bangka Belitung Ditembak Polsek Jaluko

Berita

Wakapolda Jambi Hadiri Peresmian Gedung Mahligai Bank 9 Jambi

Berita

Bhakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke 76 Polsek Kumpeh Ulu Gelar Vaksinasi Covid-19