Perkuat Sinergitas, Polres Kerinci dan Kejaksaan Negeri Pererat Kolaborasi dalam Penegakan Hukum Bupati Tanjab Barat Panen Ikan Patin Hasil Budidaya WBP Lapas Kuala Tungkal di Bram Itam Kakanwil Ditjenpas Jambi Panen Raya di SAE Lapas Kuala Tungkal, Dukung Ketahanan Pangan Dugaan Penipuan Jual Beli Alat Berat: Korban Tempuh Jalur Hukum Pasca 7 Bulan Penantian DPMPTSP Sungai Penuh Permudah Perizinan Demi Dorong Investasi Daerah

Home / Berita

Kamis, 16 Maret 2023 - 07:32 WIB

Surya Ditemukan Mati Tinggal Kulit dan Tulang, Balai Besar TNKS Belum Bisa Pastikan Penyebab Matinya

KERINCI – Dua ekor harimau yang belum lama dilepasliarkan di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) akhirnya ditemukan telah mati.

Pihak Balai Besar TNKS sendiri hingga saat ini belum bisa menyebutkan penyebab kematian Harimau Sumatera asal Suaka Satwa Harimau Sumatera Barumun.

Hal itu diungkapkan Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat Haidir, Sabtu (11/3/23).

“Benar, ditemukan sudah tinggal kulit dan tulang belulang. Sedangkan dagingnya sudah membusuk,” ujar Haidir.

BACA LAINNYA  Beli Minyak Eceran di Pinggir Jalan, Warga Kota Jambi Lapor Polisi

Haidir menyebut Surya ditemukan oleh timnya di wilayah Renah Kayu Embun (RKE) Kabupaten Kerinci.

“Karena sudah membusuk, kita sulit memperkirakan penyebab kematiannya” katanya.

Haidir perkirakan kematian Surya sudah sepekan.

Menurut Haidir, sebelum ditemukan mati, pergerakan Surya selalu dipantau petugas lewat sinyal kalung GPS.

Pada 20 Februari, pergerakannya terpantau melambat dan cenderung statis. Petugas mengira Surya sedang mendapatkan satwa mangsa.

“Posisinya di sekitar lokasi yang sama. Hingga sepekan kemudian, pergerakan Surya masih saja lambat,” ungkapnya.

BACA LAINNYA  Dansat Brimob Polda Jambi Pimpin Langsung Apel Persiapan Kunjungan Kerja Presiden dan Wakil Presiden RI 

Selanjutnya, pada 28 Februari. Petugas memgecek ke lokasi. Dan Surya baru ditemukan esoknya, 1 Maret, sudah dalam kondisi membusuk.

Sebelumnya, harimau Surya ini dilepasliarkan di TNKS pada Juni 2022 lalu bersama harimau lainnya berkelamin betina bernama Citra Kartini.

Namun tak bertahan lama Citra Kartini mati pada 19 Juli 2022, Citra Kartini ditemukan mati, diduga akibat konflik satwa dan manusia.

Share :

Baca Juga

Berita

Menteri HAM: Demi Stabilitas dan Integritas Nasional Pemerintah Bisa Tegas Larang Pengibaran Bendera One Piece

Berita

Dansat Brimob Polda Jambi Serahkan Asuransi Jasa Raharja ke Ahli Waris Personel Meninggal Saat Kecelakaan

Berita

Danramil Sengeti Hadiri Upacara Gelar Pasukan Ops Mantap Praja Siginjai 2024.

Berita

Harga Daging Ayam dan Sapi Relatif Stabil, Satgas Pangan Polda Jambi Pastikan Stok di Pasar Tradisional

Berita

Irjen Kemenkumham Serukan Tindak Lanjuti Hasil Pemeriksaan BPK

Berita

Negara Hadir, Polda Jambi Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Bencana Hidrometeorologi 

Berita

Dansat Brimob Polda Jambi Terima Silaturahmi Pengurus SMSI Provinsi Jambi 

Berita

Sambut Hari Jadi Humas Polri Ke 73 Polres Aceh Timur Gelar Program Jumat Berkah