Lansia 70 Tahun Tewas di Pondok Kebun Betara, Polisi Lakukan Penyelidikan Pelaku Penikaman Pasar Sialang Tanjab Barat Ditangkap 2 Jam Setelah Kejadian Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban Rutan Kelas I Tangerang Rutin Gelar Sidak Blok Hunian Warga Binaan Kurban Pekerja dan Kontraktor Medco E & P Jangkau Ratusan Penerima Manfaat di Blok A Polda Jambi Gelar Kegiatan SUPPORT-Psi untuk Perkuat Ketahanan Mental dan Kekompakan Personel

Home / Berita

Kamis, 16 Maret 2023 - 07:32 WIB

Surya Ditemukan Mati Tinggal Kulit dan Tulang, Balai Besar TNKS Belum Bisa Pastikan Penyebab Matinya

KERINCI – Dua ekor harimau yang belum lama dilepasliarkan di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) akhirnya ditemukan telah mati.

Pihak Balai Besar TNKS sendiri hingga saat ini belum bisa menyebutkan penyebab kematian Harimau Sumatera asal Suaka Satwa Harimau Sumatera Barumun.

Hal itu diungkapkan Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat Haidir, Sabtu (11/3/23).

“Benar, ditemukan sudah tinggal kulit dan tulang belulang. Sedangkan dagingnya sudah membusuk,” ujar Haidir.

BACA LAINNYA  Polres Tanjab Barat Turunkan 70 Personel : Pengamanan Festival Arakan Sahur 2026

Haidir menyebut Surya ditemukan oleh timnya di wilayah Renah Kayu Embun (RKE) Kabupaten Kerinci.

“Karena sudah membusuk, kita sulit memperkirakan penyebab kematiannya” katanya.

Haidir perkirakan kematian Surya sudah sepekan.

Menurut Haidir, sebelum ditemukan mati, pergerakan Surya selalu dipantau petugas lewat sinyal kalung GPS.

Pada 20 Februari, pergerakannya terpantau melambat dan cenderung statis. Petugas mengira Surya sedang mendapatkan satwa mangsa.

“Posisinya di sekitar lokasi yang sama. Hingga sepekan kemudian, pergerakan Surya masih saja lambat,” ungkapnya.

BACA LAINNYA  KORMI Kota Sungai Penuh Gelar Rapat Kerja 1 , Bahas AD.ART hingga Persiapan Porprov Jambi 

Selanjutnya, pada 28 Februari. Petugas memgecek ke lokasi. Dan Surya baru ditemukan esoknya, 1 Maret, sudah dalam kondisi membusuk.

Sebelumnya, harimau Surya ini dilepasliarkan di TNKS pada Juni 2022 lalu bersama harimau lainnya berkelamin betina bernama Citra Kartini.

Namun tak bertahan lama Citra Kartini mati pada 19 Juli 2022, Citra Kartini ditemukan mati, diduga akibat konflik satwa dan manusia.

Share :

Baca Juga

Berita

Warga RT 52 Perum Alamanda Pall Merah Keluhkan Jalan Berlubang dan Hancur 

Berita

Hj. Hesti Haris dan IAD Wilayah Jambi Tanda Tangani Kerja Sama Program PARENTING CLASS

Berita

Delapan Fraksi Setujui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2022 Menjadi Peraturan Daerah

Berita

Pererat Silaturahmi, Dirbinmas Polda Jambi Tarawih Keliling serta Berikan Sedekah dan Sumbang Al-Qur’an

Berita

Aktivis Corong Rakyat Dukung Pemindahan Ibukota

Berita

500 Paud Hadiri Edukasi Tanam Jagung di Poktan Kasturi

Berita

Peringatan HPN 2024 di Aceh Timur Berlangsung Meriah

Berita

Kapolda Jambi Hadiri Langsung Apel Persiapan Kunjungan Kerja Presiden RI