Pria di Teluk Nilau Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi Tragis, Kecelakaan Tunggal di Kota Jambi 4 Orang Tewas Proses Autopsi Selesai, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia : Hasil Autopsi Dapat Diketahui 4-8 Minggu Kedepan Jelang Autopsi Ulang, Malam Ini Makam Brigadir Yosua Dijaga Ketat Polda Jambi Turunkan 330 Personel, Amankan Jalannya Autopsi Ulang Brigadir J




Home / Berita / Tanjab Barat

Jumat, 12 Agustus 2022 - 21:13 WIB

134 Desa di Tanjab Barat Sudah Miliki Da’i Desa

Bidik Indonesia News, KUALA TUNGKAL – Memasuki Tahun Ketiga kepemimpinan H. Anwar Sadat dan H. Hairan (UAS-Hairan) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, sejumlah janji – janji sudah terpenuhi khusunya di bidang Bina Mental Spritual keagamaan.

 

Seperti yang disampaikan Sekda Tanjab Barat H. Agus Sanusi melalui Kabag Kesra, Hidayat Kasuma bahwa khususnya di bidang Bina Mental Spritual keagamaan, sebagian dari janji – janji politik tersebut telah terpenuhi.

 

“Seperti saat ini 134 desa sudah terisi atau ada Da’I desanya,” kata Hidayat, Jum’at (12/8/22).

 

Dikatakan Hidayat kendati baru sebagian, namun ada perubahan signifikan.

 

“Contohnya penambahan Imam Masjid, Guru ngaji dan Mudim yang sebelumnya di Tahun 2020 sejumlah 2.010 orang, di tahun 2022 ini sudah mencapai 3.471 orang. Dan di APBD Perubahan tahun ini diusulkan kembali penambahan 1.500 orang sehingga jika ditotalkan menjadi 4.971 orang pada tahun ini,” jelasnya.

BACA LAINNYA  Kapolres Tanjab Barat Bersama Bupati dan Forkopimda Tinjau Lokasi Kebakaran Kampung Nelayan

 

Masih di Bidang Bina Mental Spritual keagamaan, UAS-Hairan juga menaikkan honor bagi Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) yang semulanya mendapat honor sebanyak 1.250 orang, bertambah menjadi 1.619 orang, dan Guru Ponpes pada posisi 250 orang.

 

“Honor dari pemerintah daerah, yang semula Rp 250.000/orang menjadi Rp 300.000/orang, mengalami kenaikan volume jumlah guru MDT bertambah yang menerima sebanyak 369 orang, dan kenaikan nominal honor masing-masing Rp 50.000.-, baik guru MDT dan guru Ponpes,” terang Hidayat Kasuma.(Bas)

 

Hidayat menyebutkan secara keseluruhan jumlah Imam masjid, guru ngaji dan mudim pada saat ini berjumlah 3.471 orang. Direncanakan pada anggaran tahun 2024 menjadi 6.000 orang.

BACA LAINNYA  Puluhan Kilo Narkotika Dimusnahkan Polresta Jambi Bersama BNNP

 

Jika digabung keseluruhan jumlah (imam masjid, guru ngaji dan mudim serta guru madrasah, guru ponpes, plus da’ desa/kelurahan) sampai dengan bulan Agustus 2022 berjumlah 5.474 orang,” lanjut Hidayat.

 

“Janji beliau pada akhir masa Jabatan ditambah berjumlah 6.000 orang,” sebut Hidayat.

 

Ditambahkan Hidayat, terkait pembayaran honor non tunai melalui bendaharawan Kecamatan, di Pinbukkan ke Rekening masing – masing Da’i setiap Bulannya syaratnya harus menyampaikan laporan atau kegiatan sesuai tanggal ditentukan.

 

“Jadi apabila Da’i yang bersangkutan tidak menyampaikan laporan kegiatan, maka pihak Kecamatan tidak membayarkan Honor. Dan ini hendaknya menjadi perhatian para dai agar tidak terjadi keterlambatan pembayaran,” tukasnya.(Bas)

Share :

Baca Juga

Berita

Jambi Kirimkan Atlet Terbaik Dalam ICF National Championship

Berita

Kapolres Pimpin Pembaretan Tradisi Penyambutan Bintara Baru 23 Personil.

Berita

Jenazah Brigadir J Dijadwalkan Pukul 07.00 Pagi di Autopsi 

Berita

Ditpolairud Polda Jambi Lakukan Patroli Rutin Antisipasi Bajak Laut

Berita

Kesal Janji Tak Kunjung Terealisasi Oleh Pihak Perusahaan, Warga Tutup Jalan Pelabuhan Talang Duku 

Berita

Tim Wasev Mabes TNI Kunjungi TMMD 113 Tahun 2022 Di Wilayah Kodim 0419/Tanjab

Berita

Satresnarkoba Polres Bungo Amankan Dua Pelaku dan BB 750 Gram Sabu

Berita

Lima Kecamatan di Tanjabbar Bakal Terkena Jalur Tol Jambi – Rengat