Kebakaran Landa Pasar Teluk Nilau, Polisi dan Damkar Berjibaku Padamkan Api May Day 2026, PMII Tanjab Barat Turun ke Jalan: Tolak Upah Murah dan Kontrak Berkepanjangan May Day 2026 Tanjab Barat: Dialog Tripartit Bahas Upah Layak, 4.000 Pekerja Rentan Masuk BPJS Peringati May Day 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Kolaborasi Industri dan Kesejahteraan Buruh Banjir Rendam Sarolangun, Brimob Polda Jambi Hadir Bantu Pemulihan

Home / Berita

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:27 WIB

Ramai Isu Penyesuaian Iuran JKN, Begini Respon BPJS Kesehatan

Oplus_131072

Oplus_131072

 

Jakarta (06/03/2026) – Belum lama ini, beredar informasi mengenai wacana kenaikan iuran Program

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Merespons hal tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky

Anugerah menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini belum ada perubahan besaran nominal iuran

JKN.

“Besaran iuran yang berlaku masih mengacu pada Peraturan Presiden tentang Jaminan Kesehatan

yang berlaku. Untuk peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri

kelas I iurannya Rp150 ribu, kelas II Rp100 ribu dan kelas III Rp42 ribu per orang per bulan dengan

bantuan iuran sebesar Rp7 ribu per orang per bulan dari pemerintah, sehingga yang dibayarkan peserta

kelas III hanya Rp35 ribu,” jelas Rizzky pada Jumat (06/03).

Rizzky menjelaskan bahwa sebagai asuransi sosial yang menganut prinsip gotong royong, sumber

dana utama Program JKN berasal dari iuran pesertanya. Peserta JKN yang sehat membantu

BACA LAINNYA  Perkuat Sinergitas, Kadivpas Aceh dan Kalapas Kelas IIB Idi Kunjungi Polres Aceh Timur.

membiayai peserta yang sakit. Oleh karena itu, sustainibilitas Program JKN bergantung pada

keseimbangan antara iuran peserta JKN yang masuk dengan uang yang dikeluarkan untuk membayar

biaya pelayanan kesehatan.

“Operasi pemasangan ring jantung satu pasien JKN bisa mencapai Rp150 juta. Bayangkan jika ada

seseorang yang menabung dengan nominal uang yang sama seperti yang dibayarkan untuk iuran JKN,

misalnya Rp35 ribu per bulan untuk kelas III. Jika kita menabung Rp35 ribu tiap bulan, maka butuh

waktu 357 tahun supaya kita bisa membayar biaya operasi tersebut. Namun dengan adanya Program

JKN, biaya operasi tersebut bisa dibayarkan dari iuran 4.285 orang peserta JKN kelas III lain yang

sehat,” jelas Rizzky.

Rizzky mengatakan bahwa iuran peserta JKN tidak hanya digunakan untuk membayar biaya pelayanan

BACA LAINNYA  Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas: Satlantas Polres Pidie Jaya Sukses Jalankan Operasi Patuh Seulawah 2024

kesehatan peserta yang sakit, namun juga dimanfaatkan untuk menjaga peserta yang sehat supaya

tetap sehat melalui berbagai program promotif preventif dengan melibatkan mitra fasilitas kesehatan.

Rizzky pun mengajak seluruh peserta untuk turut berperan menjaga keberlangsungan Program JKN

melalui hal-hal sederhana namun bermakna dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengajak orang

terdekat agar disiplin membayar iuran, meningkatkan literasi kesehatan dan informasi seputar Program

JKN.

”Kami sudah menyediakan berbagai konten edukasi di media sosial resmi BPJS Kesehatan, bahkan

sekarang BPJS Kesehatan hadir di live Tiktok supaya masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan

Duta BPJS Kesehatan. Kami berharap, masyarakat juga dapat bersama-sama menjaga keberlanjutan

Program JKN supaya bisa terus memberikan manfaat hingga di masa mendatang,” kata Rizzk

Share :

Baca Juga

Berita

Cek Administrasi, Tim Itwasda Polda Jambi Gelar Was Ops Lilin 2023 di RTMC Ditlantas Polda Jambi

Berita

Tes Rikkes Tahap I Penerimaan Calon Bintara Polri Hingga 13 Mei, Karo SDM Polda Jambi Pastikan Tak Ada Kecurangan

Berita

Kunjungi Lapas Idi, Komnas HAM Aceh Dukung Adanya Relokasi Pembangunan Lapas Baru.

Berita

Menko Polkam Apresiasi Kesiapan Penanganan Karhutla di Sumatera Selatan

Berita

Dirreskrimsus Polda Jambi Pantau Harga Serta Ketersediaan Bahan Pokok Selama Ramadhan

Berita

Kolaborasi Dua Lembaga Menyelesaikan Pelecehan Anak Di Bawah Umur

Berita

Jelang OPS Ketupat Kasat Lantas Polresta Jambi Cek Kesiapan Pos Pam dan Jalur Mudik Lebaran 2026

Berita

Persiapan Operasi Lilin 2022 pengamanan Natal dan Tahun Baru 2023, Korlantas Polri gelar Tactical Floor Game (TFG)