Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media Terobosan Kominfo Kerinci 2026: Layanan Kerja Sama Media Online Dipermudah, Standar Publikasi Naik Dua Kali Lipat Diskominfo Kerinci Buka Ruang Kebebasan Pers, Wartawan Diajak Liput Langsung Kegiatan Pemda di Lapangan Turnamen Billiar 9 Ball Peringatan 1 Tahun TS Billiard Sukses, Rusdi BHB Juara Sekda Budhi Hartono Turun ke Ladang, Hadiri Panen Raya Jagung di Sekernan

Home / Berita

Sabtu, 12 November 2022 - 16:18 WIB

BNN RI Musnahkan Ladang Ganja Terbesar Tahun 2022 Pada Peringatan Hari Pahlawan 

Bidik Indonesia News, SUMUT – Bertepatan pada Hari Pahlawan, Kamis, 10 November 2022, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) melakukan pemusnahan Ladang Ganja terbesar sepanjang tahun 2022 di kawasan Mandailing Natal, Sumatera Utara.

 

Satu titik Ladang Ganja seluas 5 hektar ditemukan pada ketinggian 1.265 MDPL. Temuan ladang ganja ini menjadi temuan terbesar, karna memiliki karakteristik kerapatan tanaman ganja dengan jumlah tanaman mencapai 50.000 batang pohon.

 

Bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Informasi Geospasial (BIG), BNN RI berhasil mengidentifikasi ladang ganja melalui pantauan Pesawat Terbang Tanpa Awak serta proses penyelidikan tim di lapangan.

 

Atas temuan tersebut, Dipimpin oleh Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan, S.I.K., S.H., M.H., BNN melakukan pemusnahan Ladang Ganja yang berada di Desa Tanjung Julu, Kecamatan Penyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

BACA LAINNYA  Kabur ke Kerinci, Satreskrim Polres Kerinci Amankan Pelaku Curanmor Asal Pessel

 

Tinggi tanaman ganja yang berhasil ditemukan berkisar antara 50 hingga 170 cm dengan kemiringan lereng 45 derajat. Total berat tanaman ganja yang berhasil dibabat diperkirakan mencapai 25 Ton dengan jarak kerapatan antar tanaman hanya 50 cm.

 

Pemusnahan Ladang ganja yang berada pada kawasan curam tersebut melibatkan 152 personel. Terdiri dari Polres, Brimob, PM, Satpol PP, Kejaksaan Negeri, Dinas Pertanian, Dinas Kehutanan, Bea Cukai, serta instansi terkait lainnya di kawasan Mandailing Natal.

 

Upaya yang tengah dilakukan BNN ini sesuai dengan Pasal 111 Ayat (2) Undang – undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman terhadap pelaku berupa hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup.

BACA LAINNYA  Gara-Gara Judi Slot , Karyawan PT.SCU Diduga Mengelapkan Uang Perusahaan Hingga Ratusan Juta.

 

10 November, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia dalam mengenang jasa para pejuang kemerdekaan melalui peringatan Hari Pahlawan. Di hari bersejarah ini, BNN mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk turut mengambil peran sebagai pahlawan bagi bangsanya sendiri dalam perang melawan Narkoba. Hal ini sesuai dengan tagline yang digelorakan Kepala BNN RI, Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose, War on Drugs atau Perang Melawan Narkoba.

 

Pemusnahan ladang ganja yang dilakukan BNN RI diharapkan dapat menyulut kembali semangat generasi muda untuk bangkit dan tetap berkarya di tengah gempuran ancaman Narkoba serta menjadi tauladan atas nilai-nilai luhur kepahlawanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini sejalan dengan tujuan tema Hari Pahlawan tahun 2022 yang resmi dirilis oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia, Pahlawanku Teladanku. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Perayaan Nataru, Kemenkumham Jambi Gelar Apel Siaga Peningkatan Kewaspadaan Antisipasi Gangguan Keamanan di Lapas

Berita

Isa Alima Usul Tiga Kriteria Untuk Pj. Gubernur Aceh Baru.

Berita

BNN RI Musnahkan 7 Ton Ganja Siap Panen

Berita

2 Orang Hilang di Hutan Desa Masgo Saat Mencari Kayu Bakar, Tim Pos SAR Kerinci lakukan Pencarian

Berita

Kapolda Jambi Sambut Kedatangan Inspektorat Pengawasan Umum ( Irwasum) Polri

Berita

Ojk: Pengaturan Bunga Pinjaman Daring Untuk Lindungi Konsumen

Berita

Diduga Tidak Bijak dan Transparan, LMPP Kecam Gugat Pihak PT PLN Muara Tebo

Berita

Korem 042/Gapu Gelar Upacara Bendera 17-an Bulan April 2024. Ini Penekanan Panglima TNI