SUNGAI PENUH – Perum BULOG terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui sinergi bersama pemerintah dan BUMN pangan untuk menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur mikro. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sinergi BUMN Pangan Bersama Peternak Ayam Petelur Mikro melalui Pembelian Telur Ayam dan Penyaluran Jagung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang diselenggarakan di Desa Simpang Tiga Rawang,Kec.Hamparan Rawang Kabupaten Kerinci,Jambi.
Kegiatan ini menjadi langkah kolaboratif dalam memperkuat ekosistem peternakan rakyat, khususnya bagi peternak ayam petelur skala mikro. Melalui dukungan penyediaan jagung pakan dengan harga terjangkau serta penguatan penyerapan hasil produksi telur, pemerintah bersama BUMN pangan berupaya menciptakan keseimbangan antara biaya produksi peternak dan keberlanjutan pasar hasil peternakan.
Melalui program SPHP jagung, BULOG menyediakan komoditas jagung pakan dengan harga Rp5.000 per kilogram di gudang BULOG bagi peternak mikro sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pakan yang menjadi salah satu komponen utama dalam usaha peternakan ayam petelur, sehingga peternak memiliki ruang lebih besar untuk menjaga produktivitas dan keberlanjutan usahanya.
BULOG memastikan para peternak mikro tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan usaha. Melalui program SPHP Jagung, kami ingin membantu peternak mikro mendapatkan bahan baku pakan dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan penyaluran jagung SPHP dan sinergi pembelian telur, kami ingin membantu menjaga keberlanjutan produksi peternak sekaligus memperkuat ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Ke depan, Perum BULOG berkomitmen terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah, Badan Pangan Nasional, BUMN pangan, serta koperasi peternak untuk memastikan penyaluran jagung SPHP berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan tepat sasaran. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, BULOG berharap peternak mikro semakin berdaya, produksi pangan nasional semakin kuat, dan masyarakat dapat memperoleh manfaat dari sistem pangan yang lebih stabil serta berkeadilan.











