Ketum GPNI Minta KPK Audit Seluruh Daerah Pasca Muara Enim Bhabinkamtibmas Sabak Auh Pantau Jagung Swasembada Pangan Ditlantas Polda Riau Gencarkan Kampanye Keselamatan dan Green Policing di CFD Pekanbaru Ketua DPW PSI Aceh Silaturahmi ke Abiya Jeunib, Bahas Program untuk Duafa dan Anak Yatim Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026, TNI dan Masyarakat Jambi Perkuat Kebersamaan dalam Semangat Persatuan

Home / Berita

Selasa, 17 Juni 2025 - 12:22 WIB

Kegiatan Penelitian Ilmiah Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh Di Lapas Kelas’ II A Banda Aceh.

Banda Aceh Lapas Kelas’ II A,Salah satu Mahasiswa Pascasarjana dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan penelitian ilmiah di Lapas Kelas IIA Banda Aceh sebagai bagian dari tugas akademik dalam menyusun tesis dan karya ilmiah, Senin (16/06/2025)

 

Penelitian ini mengangkat tema:

“Pemahaman dan Pengamalan Agama serta Pengaruhnya terhadap Transformasi Moralitas Warga Binaan Lapas” studi Kasus di Lapas Kelas IIA Banda Aceh.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji secara ilmiah bagaimana bimbingan keagamaan Islam yang diberikan oleh berbagai pihak, seperti Penyuluh Agama Kementerian Agama, lembaga keagamaan lokal, serta ustaz/pendakwah independen, mempengaruhi :

• Pemahaman keagamaan para warga binaan,

• Pengamalan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari di dalam lapas,

BACA LAINNYA  Tahun 2022, Polres Tanjabbar Tangani 214 Laporan Polisi dan Didominasi Kasus Curhat

• serta perubahan moral dan sikap mereka selama masa pembinaan.

 

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan instrumen utama berupa kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif. Isi kuesioner yang disebarkan kepada warga binaan mencakup poin-poin berikut:

1. Tingkat pemahaman tentang ajaran Islam sebelum dan sesudah menjalani masa pembinaan.

2. Frekuensi mengikuti bimbingan keagamaan di dalam lapas.

3. Pengaruh bimbingan agama terhadap perubahan sikap, perilaku, dan moralitas.

4. Persepsi terhadap penyuluh agama dan kegiatan pembinaan spiritual.

5. Rencana dan komitmen spiritual setelah bebas dari masa pidana.

 

Meski hasil akhir masih dalam proses analisis, observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengakui terjadinya perubahan positif dalam hal cara berpikir, kebiasaan ibadah, serta hubungan sosial di antara sesama warga binaan.

BACA LAINNYA  Wako Alfin Hadiri Peresmian Nasional 1.061 Koperasi Merah Putih Bersama Presiden Prabowo

 

Para warga binaan juga menyampaikan bahwa keberadaan program pembinaan keagamaan yang konsisten dan berkelanjutan, termasuk ceramah, pelatihan ibadah, serta kajian tafsir dan fikih, sangat membantu mereka dalam mengenal agama secara lebih mendalam dan memperbaiki karakter diri.

 

Penelitian ini mendapat dukungan penuh dari pihak Lapas Kelas IIA Banda Aceh dan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan program pembinaan spiritual di lapas. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara dunia akademik, lembaga pemasyarakatan, dan institusi keagamaan dalam mendorong perubahan yang bermakna bagi para warga binaan.

 

Zainal Abidin

Share :

Baca Juga

Berita

Menjelang Pilkades Kemantan, Tim 02 Syamsudin Solid dan Tolak Isu Miring

Berita

Cegah Gangguan Kamtib, LPKA Muara – Bulian Lakukan Razia Gabungan Bersama TNI & POLRI.

Berita

HUT TNI KE-80, Kodim 0417/Kerinci Melaksana kan Bakti Sosial

Berita

Jum’at Curhat Sasar Ojol, Pedagang, Kaki Lima dan Tukang Parkir, Ditbinmas Polda Jambi Terima Curhatan Maraknya Judol

Berita

Wagub Aceh Dampingi Mendagri, Pastikan Penanganan Pengungsi dan Infrastruktur Pascabencana Terakselerasi

Berita

Jelang Dirgahayu TNI, Korem 042 Gapu Gelar Olahraga Bersama, Baksos dan Bakti Kesehatan

Berita

Babinsa Muara Bulian Ajak Warga Tidar Kuranji Cegah Karhutla Lewat Komsos Kreatif

Berita

Penyerahan SK Remisi Umum bagi Narapidana/Anak Lapuanja Dalam Rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 78