Tanjab Barat – Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat bergerak cepat selesaikan konflik lahan yang berkepanjangan.
Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., memimpin langsung Rapat Koordinasi penyelesaian konflik lahan antara Kelompok Tani Usaha Remaja Kampung Melayu, Kelompok Tani Sepakat dan Berkah Sembada Kelurahan Teluk Nilau dengan PT WKS Distrik 6, Kamis (8/10/2026).
Rapat digelar di Ruang Wakil Bupati dan dihadiri Tim Terpadu Kabupaten, Kaban Kesbangpol, Bagian Hukum Setda, Bagian SDA, ATR/BPN dan UPTD KPHP.
Wabup Katamso menegaskan, Pemkab hadir sebagai fasilitator yang netral dan adil untuk mencari jalan tengah.
“Hari ini kita duduk bersama di satu meja untuk menyamakan persepsi dan mencari solusi terbaik yang bijaksana. Kita ingin konflik lahan yang sudah berlangsung lama ini bisa diselesaikan secara damai, transparan, dan berkekuatan hukum,” tegas Katamso.
Sebagai tindak lanjut, Wabup menginstruksikan tim teknis melakukan verifikasi faktual dokumen dan turun langsung ke lapangan.
Sebelumnya, Pemkab juga memediasi konflik lahan antara KMS Nurmansyah dan Fikri Juniwarman dengan Koperasi Tani Hutan Binjai Grup Desa Taman Raja yang bermitra dengan PT Makin Grup.
Pada mediasi tersebut, Wabup meminta kedua belah pihak membuka semua dokumen, peta lahan, dan legalitas HGU agar tidak ada tumpang tindih kepemilikan.
“Kalau memang sudah dimitrakan secara sah, harus dihormati. Tapi kalau ada tumpang tindih, ini yang harus kita luruskan. Kita libatkan BPN,” pungkasnya.











