Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri dalam Rangka HUT ke-75 Polairud Tahun 2025 Bea Cukai Lhokseumawe Ingatkan Bahaya Pakaian Bekas Impor dalam Talkshow RRI 

Home / Hukrim

Kamis, 1 Mei 2025 - 11:07 WIB

SAD Tewas, Polisi Amankan Kanitpam PT Satya Kisma Usaha Tebo

Bidik Indonesia News- TEBO, Buntut dari tewasnya salah seorang warga Suku Anak Dalam (SAD), Pihak polres Tebo Dikabarkan sudah mengamankan Kanitpam perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Satya Kisma Usaha (SKU) atau PT Tebora Desa Betung Bedarah Barat, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

 

Bukan hanya Kanitpam, polisi juga mengamankan Danru Security PT SKU. Kanitpam dan Danru security PT SKU ini dijemput aparat kepolisian pada Rabu sore 30 April 2025 sekitar pukul 17.00 wib.

 

” Kanit dan Danru dijemput polisi di pos security kebun Tebora sekitar pukul 17.00 wib, sore kemaren,” ujar salah seorang karyawan PT SKU kepada media ini, Kamis 1 Mei 2025.

 

Ia mengatakan, mungkin ini berkaitan dengan dugaan pengeroyokan yang menyebabkan warga SAD yang meninggal kemarin.

BACA LAINNYA  Satresnarkoba Polresta Jambi Ringkus Kurir dan Amankan 7,6 Kg Sabu dan 10 Ribu Butir Ekstasi

 

Sayangnya hingga berita ini terbit pihak kepolisian belum berhasil dimintai tanggapannya.

 

 

Diberitakan sebelumnya, Ning Ilham, Pj Kades Betung Bedarah Timur memastikan bahwa pelaku pengeroyokan warga SAD hingga meninggal itu bukanlah petani, pengurus koperasi atau pun pihak perusahaan PT Makin.

 

Dituturkannya, kurang lebih setengah jam setelah kami makan siang. Kami mendapat kabar bahwa ada bentrokan antara massa dengan warga SAD yang sedang membawa brondol sawit di Jembatan Sungai Kemang, Desa Betung Bedarah Barat.

 

” Saat itu dapat kabar juga bahwa warga SAD dibawa ke puskesmas sungai bengkal. Siapa pelaku pengeroyokan itu kami tidak tahu, tapi pastinya pelaku pengeroyokan itu bukan dari pihak petani, pengurus koperasi atau pun pihak PT Makin karena saat itu posisi saat terjadinya pengeroyokan kami sedang berkumpul di PT Makin,” tutur kades.

BACA LAINNYA  Komitmen Selesaikan Tindak Pidana Kekerasan Seksual terhadap Anak, Polres Tanjabtim Tangkap DPO Buron 2 Tahun

 

Ia juga menegaskan bahwa tempat kejadian pengeroyokan pada siang hari (kemarin) yang menyebabkan SAD meninggal itu juga bukan diwilayahnya.

 

” TKP- nya disungai Kemang, desa Betung Bedarah barat, bukan di wilayah desa Betung Bedarah Timur,” tegasnya.

 

Kades juga menjelaskan, terkait vidio percobaan penyerangan kepada anggota polisi oleh sejumlah warga SAD itu terjadi pada sore harinya sekitar pukul 17.00 wib.

 

” Lokasinya di PT Makin, Itu kejadiannya setelah pengeroyokan warga SAD oleh massa. Petugas bertahan disitu karena ada info serangan balik dari warga SAD karena pihaknya ada yang tewas. Keberadaan anggota TNI Polri disitu untuk melindungi karyawan PT Makin,” jelasnya lagi.

Share :

Baca Juga

Hukrim

Tidak Bisa Menunjukkan Dokumen, Ditreskrimsus Polda Jambi Amankan 1 Truk Tangki Milik PT. JTP Saat Mau Melakukan Bunker

Hukrim

1 Orang Pencuri Dan 4 Orang Penadah Berhasil Diamankan Polsek Sungai Gelam

Hukrim

Ditreskrimum Polda Jambi Bersama Satreskrim Polres Muaro Jambi Amankan Tersangka Kasus Pelecehan dan Pencurian Terhadap Mahasiswi di Kosan. 

Berita

Bawa Sajam, 3 Pelaku Geng Motor Berhasil Diamankan Tim Macan Polsek Jambi Selatan

Hukrim

Sat Pol-PP Bungo Laksanakan Razia, Orang Pasangan Non Muhrim diangkut 

Hukrim

Berkas Perkara Lengkap, Polres Aceh Timur Tahap II Kasus TP Pengangkutan BBM Bersubsidi ke Kejaksaan

Hukrim

Nekat Lakukan Pemerasan Dan Ancam Korban Akan Dibawa Ke Polsek, Dua Pria Diamankan Polisi

Hukrim

Satreskrim Polres Kerinci Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan di Ladang, Tiga Pelaku Diamankan