SUNGAI PENUH — Sekolah Lansia Tangguh Kota Sungai Penuh terus mendorong peningkatan kualitas hidup lanjut usia melalui pembinaan spiritual di Rumah Lansia Juara.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi para lansia untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus memperoleh ketenangan batin dan menjalani masa tua dengan lebih bermakna.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, mengatakan penguatan spiritual dilakukan melalui berbagai aktivitas keagamaan, seperti doa bersama, pengajian, ibadah, pembacaan kitab suci, ceramah, dan refleksi diri.
Menurutnya, Rumah Lansia Juara diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga wadah bagi lansia untuk tetap aktif dan produktif melalui kegiatan yang bermanfaat.
“Kita berharap rumah singgah lansia ini terus produktif dan berjalan, sehingga para lansia di Kota Sungai Penuh tetap produktif dan dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan berbagai kegiatan yang baik,” ujar Sri Kartini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Sungai Penuh, Alpiantri, mengatakan penguatan spiritual berperan penting dalam membantu lansia menghadapi tantangan di masa lanjut usia.
Melalui kegiatan tersebut, lansia didorong untuk memaknai pengalaman hidup secara positif, mengelola kecemasan, kesepian, serta menghadapi rasa takut terhadap sakit maupun kematian.
“Penguatan spiritual berperan penting dalam mendukung kesehatan mental dan emosional lansia serta meningkatkan kualitas hidup mereka secara menyeluruh,” jelasnya.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap Sekolah Lansia Tangguh dan Rumah Lansia Juara dapat terus berjalan secara berkelanjutan, sehingga para lansia tetap sehat, aktif, produktif, dan memiliki kehidupan sosial yang positif di tengah masyarakat.










