Tongkat Komando Yonif 142/Ksatria Jaya Resmi Berganti Penyidik Tipidter Satreskrim Polres Nagan Raya Tetapkan Dua Operator SPBU Darul Makmur Jadi Tersangka Sinergi Lawan Kejahatan Jalanan, Polres Tanjab Barat Siap Patroli & Edukasi Sah! Eks Panglima GAM Aceh Barat Panglima Nadi Gabung PSI Aceh Resmi Menjadi ASN, Tujuh CPNS LPKA Kelas II Muara Bulian Diambil Sumpah 

Home / Uncategorized

Jumat, 7 November 2025 - 18:23 WIB

Sektor Jasa Keuangan Yang Resilien Untuk Mendukung Ketahanan Ekonomi Nasional

Jakarta, 7 November 2025. Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 Oktober 2025 menilai stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) tetap terjaga.

Indikator kinerja perekonomian global menunjukkan perlambatan aktivitas ekonomi di berbagai kawasan. Meskipun demikian, IMF pada World Economic Outlook Oktober 2025 merevisi ke atas proyeksi pertumbuhan global seiring dengan tercapainya kesepakatan perdagangan dan kebijakan moneter global yang lebih akomodatif.

Di Amerika Serikat, kinerja perekonomian masih cenderung melemah dengan pasar tenaga kerja yang mulai tertekan, berlanjutnya government shutdown, serta default beberapa perusahaan yang menjadi perhatian pasar.

BACA LAINNYA  Libur Panjang Maulid Nabi 2025, Trafik Jalan Tol Hutama Karya Naik 16,21%

Di sisi lain, The Fed dinilai akan lebih akomodatif dengan menurunkan suku bunga kebijakan serta pasar masih mengekspektasikan penurunan suku bunga lanjutan di Desember 2025.

Di Tiongkok, beberapa indikator utama di sisi permintaan tercatat di bawah ekspektasi pasar. Pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada triwulan III-2025 melambat, dengan konsumsi rumah tangga yang masih tertahan, mengindikasikan masih lemahnya konsumsi domestik. Penjualan ritel dan aktivitas di sektor properti juga mencatatkan perlambatan.

Di kawasan Eropa, indikator perekonomian baik dari sisi demand maupun supply terpantau stagnan. Risiko kawasan juga mengalami peningkatan seiring dengan gejolak di pasar keuangan Perancis yang dipicu oleh instabilitas politik dan penurunan peringkat utang yang didorong pemburukan kondisi fiskal.

BACA LAINNYA  PANGDAM II/SRIWIJAYA BERANGKATKAN SATGAS SATUAN ORGANIK YONIF RAIDER 142/KJ KE WILAYAH PAPUA

Di dalam negeri, perekonomian Indonesia terpantau solid dengan ekonomi triwulan III tumbuh 5,04 persen yoy dan indeks PMI manufaktur yang tetap berada di zona ekspansi. Sementara itu, perlu dicermati perkembangan permintaan domestik yang masih memerlukan dukungan lebih lanjut seiring dengan moderasi inflasi inti, tingkat kepercayaan konsumen, serta tingkat penjualan ritel, semen, dan kendaraan.

 

Share :

Baca Juga

Berita

TNI AD Buka Penerimaan CABA PK TNI AD Reguler Dan Khusus Keagamaan

Advetorial

Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J Diawasi Pihak Eksternal

Uncategorized

Warga Binaan Lapas Lambaro Banda Aceh Buat Program Inovasi Terbarunya 

Uncategorized

Polda Jambi Musnahkan 9,6 Kg Sabu dan 12 Butir Ekstasi.

Uncategorized

Maulid Nabi di Rutan Takengon, Kakanwil Ditjenpas Aceh Ajak Warga Binaan Teladani Akhlak Rasulullah

Uncategorized

Pensus Sihombing Ketua DPC PBB Indramayu Melantik Pengurus PAC PBB, Haurgeulis Indramayu

Uncategorized

Khitanan Masal Sukses Bersama Bikito Mobilindo jambi.

Uncategorized

PANGDAM II/SRIWIJAYA BERANGKATKAN SATGAS SATUAN ORGANIK YONIF RAIDER 142/KJ KE WILAYAH PAPUA