2 Pelaku Penipuan Dengan Modus Jual Kendaraan di FB Berhasil Dibekuk Polisi Perkuat Humas, Dirjenpas Luncurkan Grand Strategy Komunikasi Humas Pemasyarakatan dan 50 UPT Percontohan Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Danrem 042/Gapu : Jadikan Momentum Hari Pahlawan Untuk Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Kapolsek Bahar Selatan dan Sungai Gelam Polres Muaro Jambi Dimutasi Jalan Poros Sungai Bahar Rusak Parah, Masyarakat Minta Pemerintah Segera Perbaiki

Home / Tanjab Timur

Selasa, 3 Mei 2022 - 16:31 WIB

Selain Moment Bersilaturahmi, Warga Nipah Panjang Jalani Tradisi Ziarah Makam Hari Kedua Lebaran

Bidik Indonesia News, Tanjung Jabung Timur – Hari Raya Idul Fitri adalah hari yang dinanti-nanti bagi umat muslim khususnya bagi masyarakat Indonesia.

Untuk meraih kemenangan setelah usai menjalankan ibadah puasa selama satu bulan, moment hari Raya merupakan kesempatan yang digunakan untuk pulang kampung berkumpul bersama sanak famili dan keluarga.

 

Selain itu, pada moment hari raya juga kerap dimanfaatkan untuk ziarah makam terutama pada hari raya kedua.

 

Pada hari raya kedua Idul Fitri, terlihat bondong-bondong warga Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjab Timur – Jambi memadati Tempat Pemakaman Umum untuk berziarah, Selasa (3/5/2022).

BACA LAINNYA  Orasi di Kejati Jambi, LSM Somasi Minta Ambil Alih Kasus Bimtek di Kejari Tanjab Timur

 

Salah satunya Frendi yang berasal dari Kota Solo pulau Jawa. Selain pulang kampung mendampingi istri yang asal kelahiran dari Kecamatan Nipah Panjang, moment hari raya digunakan untuk bersilaturahmi dengan orang tua dan saudara.

Selain itu, moment pulang kampung hari raya juga di manfaatkan Frendi bersama saudara dan keluarga untuk berziarah ke makam.

Meski tidak tiap tahun dapat pulang kampung karena kesibukan pekerjaan dan hal lain, hari raya Idul Fitri sangat dimanfaatkan untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga.

BACA LAINNYA  Germas, Bupati dan Kapolres Tanjabtim Tinjau Vaksinasi Anak

Ziarah makam juga penting baginya, karena dengan berziarah dan mengirim do’a, artinya kita masih mengingat para orang-orang yang telah mendahului kita, “ujarnya.

 

Kesan yang dapat diambilnya, bahwa kekerabatan yang ditunjukkan sangat kental sekali, kemudian tingkat perekonomian lebih meningkat dengan melihat pembangunan-pembangunan yang kian banyak.

Ia berharap, dengan melihat moment ini hendaknya pemerintah dapat lebih berperan terutama terkait infrastruktur yang ada.

 

( Doni Riyadi )

Share :

Baca Juga

Berita

Jambore PKK Kecamatan Sadu, Tim PKK Desa Sungai Jambat Kembali Sabet Juara Umum

Tanjab Timur

Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 58 Lapas Kelas IIB Sabak Gelar Razia

Tanjab Timur

Hasilkan 10 Usulan Skala Prioritas, Musrenbang Desa Sungai Jambat Tahun 2023 Menitik Beratkan Pembangunan Infrastruktur   

Tanjab Timur

Kades Simpang Jelita Diamankan Tim Polda Jambi, Camat Nipah Angkat Bicara

Tanjab Timur

5 Karyawan PT. Kurnia Tunggal (PT.KT) Meninggal Dunia Akibat Keracunan Gas

Tanjab Timur

Tak Pernah Tersentuh Bantuan, Warga Nipah Panjang Gotong Royong Perbaiki Jerambah Menuju Pemakaman

Tanjab Timur

Kualitas Air Tak Layak, Warga Desa Sungai Sayang Enggan Gunakan Sumur Bor

Tanjab Timur

Pemdes Rantau Rasau 1 Adakan Rapat Musrenbangdes Tahun 2023