Mediasi Hingga Larut Malam, Wagub Aceh Selesaikan Perselisihan APBK Aceh Singkil 2026 Jaga Lapas Tetap Kondusif, Kalapas dan Ka KPLP Beri Pengarahan tentang Ketertiban Tiga Kali Dipanggil, CJH Sungai Penuh Pilih Batalkan Berangkat Haji Dialog dengan Pedagang, Wako Alfin Serap Aspirasi di Pasar Tanjung Bajure Wawako Azhar Ikuti Panen Jagung, Dorong Swasembada Pangan di Sungai Ning

Home / Hukrim

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:27 WIB

Penumpang Travel SM Keluhkan Minim Tanggung Jawab Usai Kecelakaan di Pesisir Selatan

Sungai Penuh  – Sebuah pengakuan memilukan muncul dari seorang penumpang travel berinisial F yang mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan di wilayah Pesisir Selatan pada Rabu dini hari, 12 Februari 2026 dengan tiket yang tertera keberangkatan pada 11 februari 2026 malam.

Melalui unggahan video di media sosial, F membeberkan kronologi kejadian sekaligus kekecewaannya terhadap respons pihak jasa travel yang ditumpanginya.

Dalam video tersebut, F menceritakan momen mencekam ketika mobil travel yang membawanya mengalami kecelakaan di tengah perjalanan. Suasana panik disebut langsung menyelimuti para penumpang, terutama setelah benturan menyebabkan sejumlah barang rusak dan beberapa penumpang mengalami luka.

“Setelah kejadian, kondisi sangat kacau. Saya mengalami memar di beberapa bagian tubuh, dan barang pribadi saya juga rusak,” ungkap F dalam pernyataannya.

BACA LAINNYA  ‎Polres Kerinci Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBm Bersubsidi: Dua Pelaku dan Puluhan Jerigen Solar Diamankan

Tak hanya itu, F juga menyoroti sikap sopir travel yang dinilai kurang menunjukkan kepedulian terhadap kondisi penumpang. Ia menyebut sopir lebih fokus menghubungi pihak tertentu dan memeriksa kerusakan kendaraan dibanding memastikan keselamatan serta kondisi korban.

Menurut F, terdapat penumpang lain yang juga mengalami luka akibat kecelakaan tersebut. Namun, perhatian terhadap penumpang dinilai minim, sehingga menambah rasa trauma dan kecewa yang dirasakan korban.

Pasca kejadian, F mencoba menemui pihak jasa travel berinisial SM, yang dikenal sebagai salah satu penyedia angkutan orang cukup populer di wilayah Sungai Penuh dan Kerinci. Tujuannya untuk meminta pertanggungjawaban, termasuk ganti rugi atas barang yang rusak serta dampak fisik yang dialaminya.

BACA LAINNYA  Kekhawatiran Orang Tua: Neisya Salbila Hilang Sejak 19 Januari, Diduga Dibawa Kabur

Namun, upaya tersebut diklaim tidak mendapat tanggapan serius dari pihak travel. F mengaku berharap adanya itikad baik, perhatian, serta bentuk tanggung jawab atas kejadian yang dialaminya sebagai penumpang.

“Saya hanya ingin ada kepedulian dan tanggung jawab. Bukan semata soal materi, tetapi rasa kemanusiaan setelah kejadian yang cukup traumatis,” ujarnya.

Sementara itu, unggahan video F di media sosial telah memicu perhatian warganet, dengan banyak komentar yang menyampaikan simpati sekaligus meminta adanya klarifikasi dari pihak terkait.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan serta tanggung jawab penyedia jasa transportasi terhadap penumpang, terutama dalam situasi darurat pascakecelakaan.

Share :

Baca Juga

Hukrim

Hendak Melakukan Curanmor, Polsek Mandiangin Berhasil Tangkap Pelaku, Berikut Dengan Barang Buktinya

Hukrim

Menyerahkan Diri ke Polsek Pasar, Pelaku Pembunuhan Terancam Hukuman Mati

Hukrim

Program 100 Hari Kerja Kapolda Irjen Pol Krisno : Tertangkapnya Para Pelaku Penambangan Minyak Ilegal oleh Ditreskrimsus Polda Jambi 

Hukrim

Tidak Bisa Menunjukkan Dokumen, Ditreskrimsus Polda Jambi Amankan 1 Truk Tangki Milik PT. JTP Saat Mau Melakukan Bunker

Hukrim

Seorang Oknum Anggota TNI Todongkan Senjata Api Saat Akan diamankan BNNK Jambi di Ex Pulo Sigadung

Hukrim

Tak Berkutik, Pelaku Pencurian Motor di Kebun Sawit Ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Tebo

Hukrim

Komitmen Selesaikan Tindak Pidana Kekerasan Seksual terhadap Anak, Polres Tanjabtim Tangkap DPO Buron 2 Tahun

Hukrim

Komitmen Polsek Tebing Tinggi Berantas Narkotika: Dua Tersangka Diringkus Saat Transaksi Sabu