Jambi – Perkelahian antara dua pelajar di kawasan Telanaipura, Kota Jambi, berujung maut. Seorang pelajar berusia 14 tahun meninggal dunia setelah terlibat duel satu lawan satu dengan pelajar lainnya pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban diketahui berinisial AYD, pelajar kelas IX SMP Negeri 17 Kota Jambi. Korban mengalami kejang-kejang usai terlibat perkelahian di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Telanaipura, Kecamatan Telanaipura.
Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang membenarkan kejadian tersebut dan saat ini terduga pelaku sudah diamankan.
“Iya, hari ini korban dimakamkan dan pelaku sudah diamankan,” katanya, Sabtu (22/08/2026).
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Jambi Iptu Edy Haryanto menjelaskan, informasi awal yang diterima, peristiwa tersebut bermula ketika teman korban berinisial Z (14) terlibat adu duel dengan terduga pelaku berinisial MBP(13), pelajar kelas VIII salah satu sekolah di Kota Jambi.
Perkelahian tersebut kemudian dipisahkan oleh korban. Namun, korban justru mengajak terduga pelaku untuk berduel. Keduanya kemudian terlibat perkelahian satu lawan satu.
“Teman korban berupaya memisahkan keduanya. Setelah perkelahian berhenti, korban tiba-tiba mengalami kejang-kejang,” jelasnya.
Korban kemudian dibawa oleh temannya ke RS Kambang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, berdasarkan pemeriksaan dokter jaga, korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
“Untuk penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam proses penyelidikan. Jenazah juga sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jambi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Edy.
Polisi kemudian melakukan olah informasi dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, dokter yang menangani korban, serta terduga pelaku.
Jenazah korban selanjutnya menjalani autopsi di RS Bhayangkara Polda Jambi oleh dokter forensik. Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi dan Unit PPA Satreskrim Polresta Jambi untuk menangani perkara tersebut.
Saat ini, terduga pelaku yang masih berstatus anak telah diamankan di Polsek Telanaipura. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa dan penyebab korban meninggal dunia.
“Kasusnya masih dalam penyelidikan. Karena melibatkan anak, penanganannya juga dilakukan sesuai ketentuan dan kami berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polresta Jambi,” tutup Edy.











