Gubernur Al Haris Gelar Rapat Optimalisasi Angkutan Batubara Melalui Sungai Sambut Tahun Baru 2024, Yamaha Luncurkan LEXi LX 155 “Simple but MAXi” Gubernur Al Haris: Gelar Adat Bentuk Apresiasi Terhadap Kontribusi Anak Negeri Jambi Polres Tanjab Timur Musnahkan Barang Bukti Narkotika jenis Sabu Seberat 3,310 Gram Tiba di Mapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono Gelar Adat Dubalang Sakti Utamo Disambut Wakapolda dan Tarian Persembahan 

Home / Advetorial / Hukrim

Selasa, 1 Maret 2022 - 22:53 WIB

Aniaya Temannya Hingga Tewas, Santri Pondok Pesantren Darul Iman Mestong Diamankan Polres Muaro Jambi

Bidik Indonesia News, Muaro Jambi – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Muaro Jambi saat ini sedang menangani kasus penganiayaan yang berawal dari perkelahian antara dua santri di salah satu pondok pesantren di kawasan Mestong yang berujung tewasnya seorang santri laki-laki meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kanit PPA Polres Muaro Jambi, Ipda Ismoyo saat dikonfirmasi, Selasa, membenarkan adanya kejadian penganiayaan di Ponpes Narul Iman tersebut yang saat ini pihak penyidik kepolisian masih melengkapi administrasi terlebih dahulu sebelum melanjutkan pemerikskaan saksi.

Pelakunya adalah teman korban sendiri yang sebelum tewas keduanya sempat berkelahi dan pelakunya saat ini telah ditahan di Mapolres Muaro Jambi.

“Untuk saat ini polisi masih melakukan penyidikan lebih lanjut dengan fokus masih memeriksa pelakunya terlebih dahulu sedangkan untuk pihak pondok pesantren belum dimintai keterangannya,” kata Ipda Ismoyo.

Sementara itu keluarga santri yang jadi korban sudah melaporkan kasus itu ke polisi dimana korban meregang nyawa karena diduga cekcok dan berkelahi dengan teman satu pondok pesantren.
Korban bernama Herlangga warga Desa kasang Lopak Alai, Kecamatan Kumpeh Ulu, kabupaten Muarojambi dan diduga Pelaku berinisial “S” warga Singkut, Kabupaten Sarolangun.

BACA LAINNYA  Ketua PWI Kota Jambi dan Pengurus Sambangi Mayonif Raider 142 KJ, Perkuat Sinergisitas 

Kejadian tersebut terjadi pada Kamis 25 Feberuari lalu, korban dan pelaku saat membolos dari pengajian, dan kabur ke kamar yang ada di pondok tersebut.

Pada saat berada dikamar, pelaku dan korban bersama-sama memakan bekal hasil kunjungan para orang tua yaitu nasi Pecel. Usai memakan bekal tersebut pelaku mengaku kepedasan dan menyuruh korban untuk keluar dari kamar mencari air mineral.

Namun korban menolak dan tidak mau keluar untuk mencari air mineral karena takut ketahuan guru karena bolos mata pelajaran.

“Pada saat itulah korban dipukul oleh pelaku dan sisitulah pemicu perkelahian antar keduanya,” kata Kepala Desa Lopak Alai, Pawi yang juga keluarga korban kepada sejumlah media.

Pawi menjelaskan, menurut informasi yang dirinya dapat, pada saat berkelahi pelaku secara membabi buta menghajar dan menginjak leher korban dan tidak hanya itu saja saat korban terjatuh kelantai dan hendak berdiri kepala belakang korban dipijak oleh pelaku hingga kepala korban terbentur kelantai dan pingsan.

BACA LAINNYA  Selamatkan 17 Ribu Jiwa, Polri Gagalkan Peredaran Narkotika Jaringan International

Setelah kejadian perkelahian tersebut, pelaku begitu saja meninggalkan korban di lokasi dan usai pengajian teman korban lainnya datang ke kamar dan melihat Korban tergelatak dilantai kamar dan kemudian memangil pihak pengelola pondok pesantren.

“Akibat perkelahian, korban mengalami luka dibagian kepala dan mengalami pendarahan otak berdasarkan pemeriksaan medis,” kata Pawi.

Pihak pesantren kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Theresia Pal 10, disana korban sempat mendapat perawatan, karena melihat kondisi biaya yang cukup mahalnya lalu korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi.

Di RSUD Raden Mattaher Jambi, korban dirawat di ruang IGD selama dua hari dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia dan dibawa pulang jasad Herlangga kerumah duka untuk dimakamkan.

Pawi sebagai perwakilan keluarga berharap kepada aparat penegak hukum untuk dapat memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku. (Dhea)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Advetorial

Hj.Hesti Haris : Antusias Masyarakat Beli Produk, Indikasi Gelaran Pasar Murah Bermanfaat Bagi Masyarakat

Hukrim

Ditresnarkoba Polda Jambi Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 1,3 Kilogram

Advetorial

Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi Hadiri Musrenbang RKPD Tahun 2023

Hukrim

Tragis, Aksi Berandalan Motor Telan Korban, Kapolda Jambi: Tindak Tegas Pelaku Eksekutor 

Hukrim

Diduga Terbakar Api Cemburu, Pelaku Gelap Mata dan Tikam Perut Pacar

Hukrim

Seorang Oknum Anggota TNI Todongkan Senjata Api Saat Akan diamankan BNNK Jambi di Ex Pulo Sigadung

Hukrim

Sepanjang Tahun 2021 Ditresnarkoba Polda Jambi Berhasil Menyelamatkan 492.612 Jiwa Dari Penyalahgunaan Narkotika

Advetorial

Gubernur Jambi DR. H. Al Haris. S.Sos. MH Berkunjung Ke Kantor KOMINFO Kab. Muaro Jambi