Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri dalam Rangka HUT ke-75 Polairud Tahun 2025 Bea Cukai Lhokseumawe Ingatkan Bahaya Pakaian Bekas Impor dalam Talkshow RRI 

Home / Berita

Sabtu, 3 Juni 2023 - 10:46 WIB

Diduga Akibat Kanal Limbah Pabrik Sawit PT. Makin Grup, Sawah Warga Tak Pernah di Garap Lagi

Bidik Indonesia News – TEBO ILIR,  Masyarakat desa muara ketalo minta pihak perusahaan pabrik sawit PT. makin membangun pintu di perbatasan sawah dan kanal limbah pabrik.

 

Hal tersebut diduga menjadi pemicu sawah milik masyarakat tak bisa digarap lagi.

 

Menurut informasi dari masyarakat, Dulu pernah dua kali gagal tanam padi di tahun 2015 silam akibat air kanal limbah pabrik mengalir ke areal persawahan masyarakat.

 

“Iya pak kami masyarakat minta di buatkan dam, supaya air limbah kanal tidak masuk lagi ke sawah kami karena kalau air dalam hujan deras meluap ke sawah kami.

 

Kami juga minta di buatkan pengaliran air sawah, Jujur saja pak. Kami sudah trauma dulu kami pernah mengalami kegagalan (2) dua kali menanam padi di sawah kami ucapnya warga.

 

“Dulu kalau tidak salah di masa jabatan pak kaban sebagai menager, Waktu itu dia pernah memberi ganti rugi akibat gagal tanam padi, karena padi di sawah kami mati semua akibat limpahan air kanal limbah pabrik.

BACA LAINNYA  Kasat Lantas Peduli Bagikan Sembako Ke Pemulung.

 

Pada waktu itu kami diberiksn ganti rugi berupa (1) karung beras mangga, minyak sayur (1) kilo, gula (1) kilo, dan benih setengah karung 50 pak ujarnya warga.

 

“Jumlah kami yang punya sawah kurang lebih (40) empat puluh orang, Semenjak itu kami tidak pernah lagi membuat sawah kami. Karena kami takut gagal lagi.

 

Maka dari itu kami minta kepada pihak perusahaan PT. makin grup, agar memikirkan nasib kami. Seharusnya dengan adanya pabrik di desa, kami sebagai masyarakat sejahtera dan makmur ini malah sebaliknya.

 

Jadi untuk apa ada PT, di desa kalau kami masyarakat tidak bisa menikmati, Mulai dari saat ini kami berharap agar pihak dinas yang berwenang agar ikut andil turun membantu kami supaya sawah kami bisa digarap lagi seperti sebelum berdirinya pabrik kelapa sawit ini.

BACA LAINNYA  Penghargaan Berbicara: Jejak Prestasi Al Haris Dari Pandemi ke Inovasi

 

“Kami minta kepada pemerintah kabupaten Tebo, dan Pemerintah provinsi Jambi. Terutama kepada bapak gubernur Jambi Alharis, agar bisa mencarikan solusi supaya kami masyarakat kecil bisa menikmati hasil dari sawah kami sendiri.

 

Kalau kami bisa garap sawah itu, Paling tidak bisa sedikit meringankan beban kami terutama tidak lagi membeli beras di warung apa lagi saat ini cari kerjaan susah, Harga sembako mahal tuturnya warga.

 

Agar berita ini akurat dan berimbang, awak media sudah mencoba komfirmasi humas melalui WhatsApp namun sangat disayangkan tidak di gublis sampai berita diterbitkan. ( M.Halik)

Share :

Baca Juga

Berita

Fattah Fikri Kembali Mendapatkan Kepercayaan Masyarakat Untuk Duduk Di Kursi DPRK Aceh Timur 

Berita

Dibawa dari Aceh, Sabu Seberat 4 Kilogram Digagalkan Ditresnarkoba Polda Jambi, Satu Diantaranya ASN Imigrasi Riau

Berita

Kunjungan Kerja Dan Silaturahmi Komandan Korem 042/Gapu Ke Denhubrem 042/Gapu.

Berita

Tangis Haru Ibu Yusnain Bety Seorang Warakawuri Polri Ketika Dikunjungi Oleh Dirpolairud Polda Jambi Beserta Bhayangkari

Berita

Polri Peduli Warga Terdampak Banjir, Kapolda Jambi, PJU, Pamen, Pama, Bintara, Tamtama hingga ASN Kumpulkan Sumbangan Sukarela 

Berita

dr. Triana Budi Sulistya SpM(K) : Gas Air Mata Tidak Menyebabkan Kebutaan

Berita

Dana komite sekolah, Siapa yang mengelola dan untuk apa?

Berita

Berjalan Khusuk dan Khidmat, Lapas Kelas IIA Jambi Gelar Sholat Ied, Satukan Pegawai dan Warga Binaan