Konsisten Jalankan SOP BBM Subsidi, Bos SPBU Pelayang Raya Syah’diah Gelar Syukuran Bersama Karyawan Aklamasi! Zainal Abidin Nahkodai PABSI Tanjab Barat Hingga 2030 Tolong Pak Bupati! Warga Dusun Simpang Raya Sesak Napas Dihantam Asap Tempurung Kelapa Jelang PORPROV Jambi 2027, Kesiapan Venue Tanjab Barat Capai 70 Persen Guru Inspiratif Astra Honda 2026 Hadir di Jambi, Sinsen Dorong Guru Tunjukkan Inovasi Pendidikan

Home / Berita

Minggu, 19 November 2023 - 20:30 WIB

Identifikasi Makna Kebaikan dengan Dosa

Oleh: Nazwar, S. Fil. I., M. Phil.

Penulis Lepas Yogyakarta

Kebaikan dan keburukan adalah dua hal yang bertentangan dan menjadi nilai perbuatan setiap orang. Kebaikan mendatangkan pahala sedang keburukan bernilai dosa atau balasan berupa keburukan. Namun pada kondisi tertentu, khususnya kebaikan memiliki makna tertentu.

Ustadz Abdullah Roy dalam kajian yang diselenggarakan dalam kanal Youtube pribadinya mengatakan kebaikan atau “al-birr” adalah segala hal yang baik zahir maupun bathin. “al-birr” atau kebaikan semua kebaikan seperti zikir, membaca al-Qur’an dan ketakutan kepada Allah termasuk juga menjauhi larangan Allah.

BACA LAINNYA  Peringati HUT ORI ke-23, Ombudsman Jambi: Pelayanan Buat Masyarakat Hal Utama

Adapun penyandingan “al-birr” dengan kata taqwa sebagaimana tercantum dalam al-Qur’an memailiki makna spesifik; “al-birr” bermakna (menjalankan/mengamalkan) semua kebaikan sedang taqwa berarti takut kepada Allah sehingga menghindari larangan-laranganNya.

Ciri-ciri dosa: jika melakukannya jiwanya terguncang dan dia malu jika itu diketahui orang lain dan dia tidak suka jika orang melakukannya, maka ketahuilah kondisi ini adalah dosa.

Hal ini berlaku bagi orang yang terbiasa dalam ketaqwaan dan berhati bersih, dan tidak berlaku bagi orang fasik/terbiasa melakukan perbuatan dosa.

Dikisahkan suatu ketika Wabisoh menemui Rasul, sedang Rasul telah mengetahui, maka ditanyakan kepadanya: “apakah kau (Wabisoh) hendak bertanya tentang apa itu kebaikan (“al-birr”)?” Jawab Wabisoh: “ya!”

BACA LAINNYA  Ramadan Penuh Berkah, Rutan Kelas I Tangerang Salurkan Santunan kepada Anak Yatim

Rasul bersabda: “hendaklah kau bertanya kepada hatimu. Maka tatkala seseorang ketika mengalami keraguan maka jangan ragu untuk bertanya ahli dzikir atau ahli ilmu.

Tanda kebaikan dia tenang ketika dia melakukannya. Adapun untuk menetapkan suatu amalan adalah amal saleh, maka harus ada dalilnya. Tidak mengembalikannya kepada perasaan. Ini sebuah kaidah dalam membedakan perbuatan perintah larangan sebagai bentuk kesalehan.

Share :

Baca Juga

Berita

Susul Bupati BBS, Wakil Bupati Jun Mahir Antusias Ikuti Retreat di Magelang Jawa Tengah

Berita

Gubernur Al Haris Apresiasi Penyerahan Murid Baru Secara Adat Melayu Jambi di SMA Negeri 1 Muaro Jambi

Berita

Pertumbuhan Ekonomi 5,28 Persen, Tanjab Barat Rayakan HUT ke-61 Penuh Semangat

Berita

Perkuat Iman dan Kebersamaan Lewat Ibadah dan Qurban,Lapas Banda Aceh Laksanakan Sholat Idul Adha 1446 H.

Berita

Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal Blokir 288 Tawaran Pinjaman Online Ilegal Dan Informasikan Pencabutan Izin Usaha Pt Fec Shopping Indnesia (Future E-commerce/Fec)

Berita

Pemuda Tanjabtim Jadi Korban Kekerasan di Jalan Mudung Darat, Polsek Muaro Sebo Selidiki Pelaku

Berita

Ombudsman Surati Dinas Terkait. Larang Pungutan kepada Siswa Baru

Berita

Sambangi Bawaslu Kabupaten Sarolangun, Kapolres Sarolangun : Kita Siap Kawal Pengamanan Pemilu