Kakanwil Ditjenpas Aceh: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba dan HP Ilegal di Lapas Edarkan Ektasi dan Ganja di Perumahan Jambi, Pemuda 23 Tahun Diringkus Polisi Haji Maop Resmi Nakhodai Partai Aceh Timur, Pang Ateng Dukung Penuh DPRK Aceh Timur Apresiasi Pencabutan Pergub JKA, Minta Fokus Rehab Rekon Puluhan Peserta Ikuti Pra UKW PWI Kota Jambi, Narasumber Pusat dan Lokal Berikan Pemahaman dan Pendalaman Materi

Home / Berita

Senin, 8 Desember 2025 - 15:35 WIB

Reses III Ketua DPRD Kota Jambi Serap Aspirasi UMKM hingga Guru PAMI di Pematang Sulur

Jambi – Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menggelar reses III tahun 2025, daerah pemilihan III meliputi Telanaipura, Danau Teluk dan Danau Sipin, Senin (8/12/2025) pagi di Perumahan Benfica, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura.

Hadir pada reses tersebut, Kadis Sosial Yunita Indrawati, Efrin Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi, Kasi Pem Telanaipura Sri Wahyuni dan Lurah Pematang Sulur, Wati Gustenti.

Wati Gustenti mengapresiasi peran dari Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly yang sangat memperhatikan UMKM dan ibu-ibu BKMT atau majelis taklim.

Menurutnya, ada 200 UMKM yang dibina di Pematang Sulur namun makin lama makin menyusut, dan ini perlu mendapat perhatian.

Selain itu, pada kesempatan tersebut, Lurah Pematang Sulur ini mengatakan, ada 39 guru PAMI di Kelurahan Pematang Sulur.

Yang menjadi masalah, kata Wati, honorarium guru PAMI, yang umurnya lebih 58 tahun tidak bisa dibayar lagi intensifnya karena terkendala perwal.

“Ada 5 yang tidak bisa diakomodir. Mohon ditinjau lagi perwal pemberian honorairum tentang guru-guru PAMI,” katanya.

“Mungkin jika perwal ditinjau, mereka menjadi semangat lagi,” sambung Wati.

Kemas Faried mengatakan, reses ini ruang bagi dirinya untuk mendengar aspirasi dari masyarakat dapil saya. Satu diantaranya memberikan bantuan untuk UMKM dan ibu-ibu pengajian.

BACA LAINNYA  PT. Sinar Sentosa Primatama Tabur Keberkahan di Bulan Suci Ramadan

“Ini bentuk konkrit dari kinerja kami. Bantuan ini diberikan dari usulan setahun lalu. Aspirasi lain yang sudah kami laksanakan seperti perbaikan jalan, lampu jalan dan lainnya,” ujarnya.

“Kami juga punya program untuk pekerja rentan yakni membayarkan premi satu tahun untuk BPJS Ketenagakerjaan,” sambung Kemas Faried.

Perhatian Politisi Partai Golkar ini untuk masyarakat sangat besar. Untuk 2026 ia akan memperjuangkan usulan menyediakan satu unit mobil jenazah untuk Kecamatan Telanaipura dan Danau Teluk.

“Nantinya ambulans dititipkan Masjid Al Husen. Ini gratis bagi yang ingin menggunakannya. Untuk pembiayaan seperti sopir dan minyak bisa menggunakan dana kas masjid,” katanya.

Sementara itu, ibu-ibu majelis taklim dan UMKM juga menyampaikan aspirasi.

Diantaranya Fitri dari RT 15 ketua UMKM emak-emak juara untuk Kecamatan Telanaipura yang mengusulkan untuk bantuan modal bagi UMKM.

“Memang ada program dari wali kota, bank harkat, namun susah sekali untuk cair. Kami berdiri sendiri. Mereka sukarela menyisihkan uang untuk pembelian kostum, baju melayu,” katanya.

“Kami sering ikut acara, kami belum punya seragam batik untuk UMKM. Kalau bisa diberikan bantuan seragam batik,” sambung Fitri.

Satu ibu Majelis Taklim Fastabikul Khairot RT 16 yang juga guru PAMI juga menyampaikan aspirasi terkait guru PAMI.

BACA LAINNYA  Gelar Rakerda & Bimtek, Golkar Aceh Timur Optimis Menangkan Pemilu 2024

Yunita warga RT 17 Masjid Al Ansor menyampaikan aspirasi terkait jalan ke masjid dan pemakaman yang mengalami kerusakan.

“Kami mohon untuk diperhatikan perbaikan jalan kami,” ujarnya.

Menjawab dari usulan atau aspirasi dari masyarakat tersebut, Kemas Faried akan memperjuangkannya.

Seperti aspirasi dari Fitri, terkait permodalan. Menurut Kemas Faried, memang belum ada bantuan uang tunai, hanya peralatan.

“Saya coba koordinasikan dengan Baznas. Periode awal menjadi anggota DPRD, kami berkolaborasi dengan Bank Jambi. Namun, program tersebut tidak ada lagi,” ujarnya.

“Kita akan coba cara lain terkait,” sambungnya.

Terkait aspirasi bantuan seragam batik untuk anggota UMKM, Kemas Faried bilang ini akan ditampungnya.

Pada kesempatan tersebut, Kemas Faried juga membawa kabar bahagia untuk guru-guru PAMI.

Menurutnya, untuk permasalahan guru PAMI, ia akan koordinasi dengan bagian hukum dan Pemkot Jambi untuk membicarakan masalah perwal mengenai batas usia guru PAMI.

“Untuk yang 5 orang guru PAMI, honorariumnya dari Januari-Desember akan saya bantu dengan dana pribadi saya,” ujar Kemas Faried yang disambut tepuk tangan masyarakat.

Di akhir acara, Kemas Faried menyerahkan bantuan untuk majelis taklim dan peralatan untuk UMKM, seperti lemari pendingin, mesin jahit, kompor gas, freezer, dan banyak lainnya.(min)

Share :

Baca Juga

Berita

Sekda Muaro Jambi Pimpin Upacara Peringatan HUT Provinsi Jambi KE-66.

Berita

Resmi Jabat Dirpolairud Polda Jambi, Ini Profil Kombes Pol Agus Tri Waluyo Alumni Akpol Angkatan 2000

Berita

Hakim Perintahkan JPU hadirkan Ahmadi Zubir ke Persidangan Kasus Korupsi KONI Sungai Penuh 

Berita

Pastikan Pelayanan dan Pembinaan Berjalan Baik, Kakanwil Ditjenpas Aceh Monitoring Lapas Banda Aceh.

Berita

Minta Usut Adanya Dugaan Jual Beli Jabatan, SPEAK JAMBI Kembali DatangI KPK RI

Berita

Kapolda Jambi Pimpin Penandatanganan Nota Kesepahaman Tentang Satgas TPPO Bersama Instansi Terkait 

Berita

Informasi Terkini Volume Lalu Lintas Selama Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)

Berita

Jadi Kado Akhir Tahun, Yamaha Luncurkan Varian XMAX Tech MAX