JAMBI – Belakangan ini Wilayah hukum Polresta Jambi diresahkan oleh perilaku anak-anak yang mencari jati diri namun salah jalan.
Perilaku-perilaku anak-anak tersebut hanya membuahkan dampak negatif yang bahkan memakan korban jiwa.
Sepekan belakangan ini setidaknya ada dua kasus yang menonjol yang melibatkan anak-anak di bawah umur atau pelajar.
Polresta Jambi yang di back up Polda Jambi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi menggelar operasi gabungan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada malam Minggu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jambi dipimpin langsung Wakapolda Jambi Brigjen Pol K Yani yang diikuti Karo Ops Polda Jambi, Dirsamapta Polda Jambi, Ditlantas Polda Jambi, Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, Walikota Jambi Dr dr H Maulana dan Forkompimda dan unsur TNI.
Apel tersebut menjadi bagian dari langkah bersama dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang kerap terjadi pada malam akhir pekan, khususnya aksi kelompok yang meresahkan masyarakat.
Usai apel, personel gabungan diterjunkan untuk melaksanakan patroli dan pemantauan di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan. Kehadiran petugas di lapangan juga menjadi bentuk respons cepat terhadap keresahan masyarakat serta upaya menciptakan situasi Kota Jambi yang aman dan kondusif.
Dalam arahannya, Wakapolda Jambi Brigjen Pol K Yani menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara Polri, Pemerintah, masyarakat serta TNI dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat.
“Tetap jaga keselamatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas, ini merupakan bentuk komitmen Polri hadir di tengah masyarakat dan memberikan rasa aman saat masyarakat beraktivitas,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi kelompok maupun pelaku aksi yang mengganggu ketenteraman masyarakat.
“Tidak ada ruang bagi pelaku berandalan yang meresahkan masyarakat. Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan secara terukur demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Jambi,” tegas Kombes Pol Ananto Herlambang.
Menurutnya, meskipun pelaku masih dibawah umur jika menyebabkan korban jiwa maka pihaknya akan melakukan upaya hukum sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku. Hal ini dilakukan agar menjadi efek jera para pelaku,” tegasnya.
Walaupun tegas namun kegiatan gabungan tersebut juga mengedepankan langkah preventif melalui patroli, pemantauan serta kehadiran aparat di tengah masyarakat.
Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah dan unsur terkait sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas, terlebih pada malam akhir pekan ketika aktivitas masyarakat meningkat.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan,” ujarnya.
Operasi gabungan ini sekaligus menjadi pesan tegas bahwa aparat keamanan bersama pemerintah daerah hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap potensi gangguan kamtibmas akan diantisipasi sedini mungkin sehingga warga dapat beraktivitas dan menikmati malam akhir pekan dengan nyaman.
Polresta Jambi memastikan kegiatan patroli dan pengawasan akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen menciptakan Kota Jambi yang aman, tertib dan kondusif. (Viryzha)











