Mediasi Hingga Larut Malam, Wagub Aceh Selesaikan Perselisihan APBK Aceh Singkil 2026 Jaga Lapas Tetap Kondusif, Kalapas dan Ka KPLP Beri Pengarahan tentang Ketertiban Tiga Kali Dipanggil, CJH Sungai Penuh Pilih Batalkan Berangkat Haji Dialog dengan Pedagang, Wako Alfin Serap Aspirasi di Pasar Tanjung Bajure Wawako Azhar Ikuti Panen Jagung, Dorong Swasembada Pangan di Sungai Ning

Home / Hukrim

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:23 WIB

Oknum Pejabat Pemkot Sungai Penuh Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Seorang Wanita

SUNGAI PENUH – Dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh mencuat ke publik dan menjadi perhatian luas masyarakat.

Oknum berinisial DT diduga melakukan aksi kekerasan terhadap seorang perempuan berinisial U, yang diketahui berprofesi sebagai pemandu lagu di salah satu tempat karaoke di Kota Sungai Penuh.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan korban, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa pagi, 24 Maret 2026. Saat itu, korban berada di lokasi karaoke bersama terduga pelaku dan empat orang lainnya. Dalam situasi tersebut, terduga pelaku diduga mengajak korban untuk berpindah ke ruangan lain secara berduaan. Namun, ajakan tersebut ditolak oleh korban.

Penolakan tersebut diduga memicu emosi pelaku. Korban mengungkapkan bahwa dirinya kemudian mengalami tindakan kekerasan fisik. Ia mengaku tubuhnya dibanting hingga membentur pintu dan meja di dalam ruangan karaoke tersebut. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serta merasakan sakit di sejumlah bagian tubuhnya.

BACA LAINNYA  Pelaku Pencurian Mini Market Mahakarya Desa Mekar Jaya Berhasil Ditangkap Polsek Sungai Gelam

Tidak hanya itu, korban juga menyebut bahwa tindakan kekerasan berlanjut ketika pelaku hendak meninggalkan ruangan. Dalam kondisi masih kesakitan, korban mengaku kembali mendapat perlakuan kasar berupa tendangan dari terduga pelaku.

Pasca kejadian, korban mengaku mengalami trauma mendalam serta nyeri di sekujur tubuh. Ia juga menyatakan telah berupaya menempuh jalur komunikasi dengan harapan adanya itikad baik dari terduga pelaku untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Namun hingga saat ini, korban mengaku belum menerima tanggapan maupun klarifikasi dari yang bersangkutan.

Lebih lanjut, korban menegaskan bahwa karena tidak ada itikad baik dari terduga pelaku, dirinya akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus ini ke Pihak kepolisian, guna mendapatkan keadilan atas apa yang dialaminya.

BACA LAINNYA  194,7 Kilogram Ganja, 10.012 Ekstasi, dan 7,8 Kilogram Sabu Hasil Tangkapan BB, Dimusnahkan Satresnarkoba Polresta Jambi 

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada terduga pelaku juga telah dilakukan oleh awak media melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan ataupun klarifikasi terkait dugaan insiden tersebut.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik, mengingat terduga pelaku merupakan seorang pejabat di lingkungan pemerintah daerah yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat. Berbagai pihak pun mendorong agar kasus ini dapat ditangani secara serius, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Sungai Penuh terkait dugaan tersebut. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera melakukan langkah-langkah penyelidikan guna memastikan kebenaran peristiwa serta memberikan keadilan bagi korban, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.

Share :

Baca Juga

Hukrim

Usai Diambil Keterangan Oleh Penyidik KPK, Aping Bungkam Ke Awak Media

Hukrim

Polda Jambi Amankan Satu Unit Mobil Isuzu Panther Termodifikasi Drum dan Tangki

Hukrim

Ungkap Pelaku Pembunuhan Driver Maxim, Ditreskrimum Polda Jambi Tangkap Tiga Pelaku

Hukrim

Motif Penikaman Sadis di Kampung Nelayan Kuala Tungkal Terungkap, Pelaku Emosi dengan Ucapan Korban

Hukrim

Diduga Terbakar Api Cemburu, Pelaku Gelap Mata dan Tikam Perut Pacar

Hukrim

Empat Pelaku beserta 11,76 Gram Sabu Berhasil Diamankan Polres Tanjab Timur

Hukrim

Gara-gara Istri di Ganggu, Suami Bacok Tetangga Gunakan Parang dan Batu

Hukrim

Kasus Curanmor di Indra Makmur, MS Yang Sering Buat Onar di Kampung Bukan MN